- Back to Home »
- BKKBN , Environment , Health , Lesson »
- Sampah Minus Kotor dan Bau
Posted by : Unknown
Sunday, 25 May 2014
Sampah sudah menjadi hal yang biasa di lingkungan masyarakat, persoalan sampah Indonesia adalah hal yang sangat sering diperbincangkan di dunia karena penanganan maupun pengolahannya. Banyak saluran air dan tempat yang bukan tempat sampah berubah menjadi Tempat Pembuangan Sampah Umum, Hal ini menjadi masalah bagi negara berkembng, apalagi Indonesia yang termasuk negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, akan dikemanakan sampah-sampah yang tiap hari berton-ton dibuang oleh masyarakat.
Persoalan Sampah di Indonesia sudah tercium di mata dunia, tentu ini menurunkan derajat bangsa kita. Salah satu yang menjadi topik adalah tujuan akhir dari sampah itu sendiri. Banyak masyarakat tidak perduli atas apa yang akan terjadi dengan sampah yang telah dibuangnya, padahal sampah bisa menjadi musuh apabila tidak diperlakukan dengan sesuai azas lingkungan hidup. Namun, samppah akan menjadi sahabat apabila kita tahu cara mengolahnya, hal-hal yang dapat dilakukan agar sampah bisa bersahabat sebagai berikut.
1. Memilah sampah, pemilahan ini bertujuan agar sampah dapat digolongkan sesuai jenisnya sehingga akan lebih mudah dalam pengolahan. Saat ini sampah digolongkan dalam lima macam yaitu:
- Sampah Organik, yaitu sampah yang berupa unsur basah (sering disebut sampah basah) biasanya sisa-sisa makanan atau proses alam. Tempat sampahnya berwarna Hijau
- Sampah Anorganik, yaitu sampah kering atau sampah yang berasal dari industri, misalnya kantong plastik, botol bekas dan lainnya. Tempat sampahnya berwarna Kuning
- Sampah Kertas, misalnya koran bekas, majalah, tisu dan lain-lain. Tempat sampahnya berwarna Biru
- Sampah Residu, yaitu sampah yang tidak dapat didaur ulang, misalnya popok bayi, puntung rokok, dan pembalut wanita. Tempat sampahnya berwarna Putih
- Sampah B3, yaitu sampah Bahan Berbahaya dan Beracun, misalnya obat-obatan, bekas alat rumah sakit, bahan kimia dan lain-lain. Tempat sampahnya berwarna Merah.
2. Reduce atau Mengurangi, mengurangi penggunaan benda sekali pakai misalnya tidak menggunakan tisu digantikan dengan sapu tangan, atau kresek diganti dengan tas keranjang yang dibawa dari rumah ketika berbelanja.
3. Reuse atau Menggunakan kembali, peralatan yang masih layak digunakan kembali, misalnya botol air mineral yang diisi ulang atau pakain yang masih layak disumbangkan.Hal ini dapat mengurangi penggunaan energi dan menghemat biaya produksi.
4. Recycle atau Daur Ulang, Sampah yang telah dipilah menurut jenisnya akan didaur ulang, sampah organik dijadikan pupuk kompos, sementara sampah anorganik disalurkan kepada pihak yang bersedia mendaur ulang berdasarkan azas lingkungan hidup atau juga bisa diolah dengan skala rumah tangga. Dengan cara ini sampah akan membawa keuntungan bagi manusia. Sampah yang telah didaur ulang dapat memberikan dampak ekonomis bagi yang mengolahnya serta dampak ekologis bagi masyarakat.
5. ReTell atau saling mengingatkan bahwa hidup di dunia ini hanya pinjaman dari anak-cucu kita. Marilah bersama-sama kita menjaga lingkungan dan kelestarian alam. Sekian.