Archive for March 2013

Bahaya Membunyikan Jari Tangan


Maaf ya, admin baru pos, Ok langsung saja.

hampir setiap orang pasti pernah membunyikan atau “menceklek” buku-buku jari. Buku jari adalah sendi yang membuat jari anda dapat ditekuk.

Didalam ruang sendi diantara tulang-tulang terdapat cairan dan ikatan sendi (ligamen) di setiap sisi ruang sendi yang menyatukan tulang. Ketika buku jari dibunyikan, akan membuat ruang sendi semakin membesar. Hal itu mengakibatkan tekanan didalam ruang sendi menurun dan ikatan sendi tersedot kedalam. Ketika tekanan menurun, munculah gelembung (paling sering karbondioksida), hanya dalam satu per ribuan detik. Gas ini menimbulkan bunyi letupan yang pertama.


Menurut penelitian telah disebutkan bahwa orang-orang yang sering membunyikan buku jarinya akan memiliki sendi yang membesar dan hal tersebut akan membuat jari lemah (mengurangi kekuatan genggaman) pada beberapa puluh tahun kemudian.

Nah, sebaiknya anda mengurangi atau hindarilah kebiasan membunyikan buku-buku jari kamu.

Sekiranya cukup di sini dulu..
Tuesday, 26 March 2013
Posted by Unknown
Tag :

Ciri-ciri Sistem Demokrasi Pancasila


* Demokrasi Pancasila adalah demokrasi perwakilan.

Kedaulatan ada di tangan rakyat, tapi tidak sepenuhnya dilakukan oleh rakyat, melainkan dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pengejawantahan rakyat. Rakyat melaksanakan kedaulatannya dengan memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga-lembaga perwakilan.

* Demorasi Pancasila menolak Kediktatoran Mayoritas

Demokrasi Pancasila tidak ditentukan oleh kemenangan jumlah suara, tetapi oleh hikmat kebijaksanaan, artinya keputusan akal sehat yang dihasilkan oleh perwakilan rakyat dalam permusyawaratan atau diskusi. Demokrasi Pancasila tidak mengenal kemutlakan kekuatan fisik, kemutlakan karena kekuasaan, kemutlakan karena kekuatan ekonomi maupun kemutlakan karena besarnya jumlah suara, tetapi ia berpangkal tolak dari kekeluargaan dan gotong-royong.

* Demokrasi Pancasila menjunjung tinggi hak-hak azasi dan hak-hak seorang warga negara yang penggunaannya harus diabdikan kepada kepentingan yang lebih luas, kepada masyarakat, kepada rakyat dan negara

Sikap demikian ditandai dengan sila kemanusian yang adil dan beradab yang menempatkan setiap orang sebagai pribadi yang mempunyai martabat yang mulia dan hak-hak azasi yang tidak bisa dipindahkan. selain itu, ia menjamin hak-hak azasi manusia mengenai kebebasan untuk berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat atau pikiran serta tulisan sebagai syarat demokrasi sejati; mengakui persamaan kedudukan hukum dan pemerintahan; menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaan itu; dan memberi kesempatan hak tiap-tiap warga negara mendapat pengajaran.

* Demokrasi Pancasila mengakui hak-hak sosial setiap warga negara

Dalam hal ini ditetapkan bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan; fakir miskin dan anak terlantar akan dipelihara oleh negara; perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas azas kekeluargaan dan sebagaimya.

* Dalam Demokrasi Pancasila, kekuasaan pemerintah dibatasi dan diawasi

Pembatasan dan pengawasan pemerintahan ini antara lain adalah sebagai berikut.
1) Masa jabatan Presiden adalah ditetapkan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali setelah masa jabatannya berakhir.
2) Pemerintahan didasarkan atas UUD NRI 1945 yang mengakui beberapa hak azasi manusia dan membatasi kekuasaan lembaga-lembaga negara.
3) Kekuasaan dibagi dan diberikan kepada beberapa lembaga negara yang bekerja sama satu sama lain yang juga saling mengimbangi dan saling mengawasi. Misalnya, untuk membuat undang-undang presiden memerlukan persetujuan DPr, presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR, tetapi harus bekerja sama dengan lembaga itu.

Itulah sedikit dari Sistem Demorasi Pancasila yang dianut oleh negara kita, Dari kelebihannya sepantasnya kita merasa bangga memiliki Ideologi Pancasila.
Sunday, 10 March 2013
Posted by Unknown

Cara Menguasai Matematika dalam 100 menit

Anda punya masalah sama Matematika ? sama, saya juga mengalami kesulitan dalam Matematika, tapi itu dulu. Sampai saat ini Matematika masih menjadi "Hantu" bagi sebagian siswa. Kenyataan ini diperkuat dengan fakta bahwa banyak siswa memperoleh nilai buruk dalam Ujian Nasional Matematika. Banyak alasan mengapa mereka tidak menyukai Metematika, misalnya Matematika sulit dipelajari karena banyak menggunakan rumus. Ada lagi yang berpendapat bahwa di Matematika hanya sedikit teori, tetapi banyak hitungan. Mungkin masih banyak alasan lainnya yang pada Intinya menunjukkan ketidakminatan mereka terhadap Matematika. Benarkah Matematika sulit dipelajari ?

Matematika tidak sesulit yang kamu bayangkan. Mari kita coba menghitung: 10 + 40 + 50 = ...? Nah, kamu pasti tahu jawabannya, bukan? Semudah itulah belajar Matematika, asal kamu tahu cara belajar Matematika yang efektif dan efisien. Bagaimana cara belajar Matematika yang Efektif dan Efisien? mari kita cari tahu!

Telah kamu ketahui bahwa: 10 + 40 + 50 = 100. Inilah rumus yang dapat kamu gunakan dalam mempelajari Matematika secara efektif dan efisien. Bagaimana cara menggunakannya? Lebih jelasnya begini:

* 10 artinya alokasikan waktu 10% dari waktu belajar matematika untuk membaca atau memahami konsep atau teori.

* 40 artinya gunakan 40% dari waktu setelah membaca dengan mengerjakan soal.

* 50 artinya manfaatkan 50% sisanya dengan melakukan pengayaan, baik berupa mengerkajakan soal yang lebih rumit, mengutak-atik soal, merenungkan rumus yang sedang dipelajari, dan seterusnya.

jika langkah-langkah seperti di atas kamu laksanakan, kamu akan mendapatkan pemahaman 100% terhadap materi matematika yang sedang kamu pelajari.

Masih belum jalas? Baiklah sekarang kita ambil perumpamaan. seandainya kamu mengalokasikan waktu 100 menit untuk belajar Matematika maka pembagiannya sebagai berikut.

*10 menit kamu gunakan untuk mempelajari teori.

*40 menit kamu gunakan untuk mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan teori tersebut.

*50 menit kamu gunakan untuk mengerjakan soal-soal pengayaan, misalnya soal-soal Olimpiade

sekarang sudah jelas, bukan? Nah, ternyata hanya memerlukan waktu 100 menit untuk menguasai Matematika.
Posted by Unknown
Tag :

Cara Membuat Email di Google

Kecanggihan Teknologi saat ini tak lepas dari peran penting Internen, kebutuhan internet seakan menjadi pilihan pokok bagi masyarakat saat ini. Soal membuat Email sepertinya sudah banyak blog yang menyediakan cara untuk membuatnya jadi, admin disini cuma sekedar untuk meramaikan. hehehh.

Syarat yang harus dipenuhi:
1. Adanya Koneksi Internet (ya iyyalah mana bisa buat email tanpa koneksi Internet)
2. Bisa Mengetik (pastinya...)
3. Minimal pandai sedikit tentang bahasa Inggris (atau sediain kamus didepan komputer atau kamus digital juga boleh).

langkah pertama buka google mail dengan cara mengetikkan mail.google.com di browser kamu. selanjutnya klik DAFTAR/BUAT AKUN di pojok kanan atas.
admin mohon maaf tdk bisa tampilkan screenshot.
setelah itu isi data dengan benar dan lengkap dan jangan lupa untuk mencentang box yang ada dibawah serta isi kata capthca agar memastikan anda bukan robot.
lalu klik BUAT AKUN !. selamat akun anda telah aktif.

selanjutnya admin akan posting cara membuat blog di blogger tungguya.

Posted by Unknown
Tag :

Islam dan Politik dalam Tinjauan


Prinsip Hukum dan Keadilan

Nurcholish Madjid
Ketua Yayasan Paramadina

A. Mukadimah

Untuk kesekian kalinya kita akan coba bahas hubungan agama dan politik dalam Islam. Ibaratkan menimba air Zamzam di Tanah Suci, pembicaraan tentang masalah ini tidak akan ada habis-habisnya. Pertama, disebabkan kekayaan sumber bahasan, sebagai buah limabelas abad sejarah akumulasi pengalaman Dunia Islam dalam membangun kebudayaan dan peradaban. Kedua, kompleksitas permasalahan, sehingga setiap pembahasan dengan sendirinya tergiring untuk memasuki satu atau beberapa pintu pendekatan yang terbatas. Pembahasan yang menyeluruh akan menuntut tidak saja kemampuan yang juga menyeluruh, tapi juga kesadaran untuk tidak membiarkan diri terjerembab ke dalam reduksionisme dan kecenderungan penyederhanaan persoalan. Ketiga, pembahasan tentang agama dan politik dalam Islam ini agaknya akan terus berkepanjangan, mengingat sifatnya yang mau-tak-mau melibatkan pandangan ideologis berbagai kelompok masyarakat, khususnya kalangan kaum Muslim sendiri.
Sekali pun begitu, dorongan untuk terus melakukan pembahasan tentang masalah ini tetap dirasakan penting dan punya relevansi dengan perkembangan zaman. Tidak saja Dunia Islam sekarang mengenal berbagai sistem politik yang berbeda-beda, jika tidak malah bertentangan, satu sama lain. Lebih penting lagi, seperti tercermin dalam berbagai tema pembicaraan pertemuan internasional Islam, baik swasta maupun pemerintah, kaum Muslim kini semakin sadar diri tentang perlunya memberi jawaban yang benar dan konstruktif terhadap tantangan zaman mutakhir. Harapan untuk dapat melakukannya dengan baik antara lain akan tumbuh jika ada kejelasan tentang persoalan yang amat prinsipil, yaitu persoalan hubungan yang benar antara agama dan politik dalam Islam.
Kebanyakan masyarakat merasa dan mengetahui, atau bahkan meyakini, bahwa hubungan antara agama dan politik dalam Islam sudah sangat jelas. Yaitu bahwa antara keduanya terkait erat secara tidak terpisahkan, sekali pun dalam segi pendekatan teknis dan praktis dapat dibedakan. Agama adalah wewenang shahib al-syari'ah (pemilik syari'ah), yaitu Rasulullah, melalui wahyu atau berita suci yang diterimanya dari Allah s.w.t. Sedangkan masalah politik adalah bidang wewenang kemanusiaan, khususnya sepanjang menyangkut masalah-masalah teknis struktural dan prosedural. Dalam hal ini, besar sekali peranan pemikiran ijtihadi manusia.
Persoalan penting antara bidang agama dan bidang politik (atau bidang kehidupan "duniawi" mana pun) ialah bahwa dari segi etis, khususnya segi tujuan yang merupakan jawaban atau pertanyaan "untuk apa" tidak dibenarkan lepas dari pertimbangan nilai-nilai keagamaan. Atas dasar adanya pertimbangan nilai-nilai keagamaan itu diharapkan tumbuh kegiatan politik bermoral tinggi atau berakhlak mulia. Inilah makna bahwa politik tidak dapat dipisahkan dari agama. Tetapi dalam hal susunan formal atau strukturnya serta segi-segi praktis dan teknisnya, politik adalah wewenang manusia, melalui pemikiran rasionalnya (yang dapat dipandang sebagai suatu jenis ijtihad). Dalam hal inilah politik dapat dibedakan dari agama. Maka dalam segi struktural dan prosedural politik itu, Dunia Islam sepanjang sejarahnya, mengenal berbagai variasi dari masa ke masa dan dari kawasan ke kawasan, tanpa satu pun dari variasi itu dipandang secara doktrinal paling absah (kecuali masa kekhalifahan Rasyidah).
Hubungan antara agama dan politik yang tidak terpisahkan itu dengan jelas sekali terwujud dalam masyarakat Madinah. Muhammad s.a.w. selama sekitar sepuluh tahun di kota hijrah itu telah tampil sebagai seorang penerima berita suci (sebagai Nabi) dan seorang pemimpin masyarakat politik (sebagai Kepala Negara). Dalam menjalankan peran sebagai seorang nabi, beliau adalah seorang tokoh yang tidak boleh dibantah, karena mengemban tugas suci dengan mandat dan wewenang suci. Sedangkan dalam menjalankan peran sebagai seorang kepala negara, beliau melakukan musyawarah --sesuai dengan perintah Allah-- yang dalam musyawarah itu beliau tidak jarang mengambil pendapat orang lain dan meninggalkan pendapat pribadi. Sebab dalam hal peran sebagai kepala negara atau pemimpin masyarakat itu pada dasarnya beliau melakukan ijtihad. Jika dalam kenyataan hasil ijtihad beliau hampir selamanya merupakan yang terbaik di antara para anggota masyarakat beliau, maka hal itu harus diterangkan sebagai akibat logis segi keunggulan kemampuan pribadi beliau selaku seorang manusia. Dan pengakuan memang banyak diberikan orang, baik dari kalangan Islam maupun bukan Islam, bahwa beliau adalah seorang jenius. Gabungan antara kesucian dan kesempurnaan tugas kenabian di satu pihak dan kemampuan pribadi yang sangat unggul di pihak lain telah membuat Nabi Muhammad s.a.w. seorang tokoh yang paling berhasil dalam sejarah umat manusia.
Posted by Unknown

Pengumuman

Blog ini diperlombakan dalam "Lomba Blog 2014 BkkbN"
kategori 15-17 tahun

Labels

Contributors

Popular Post

Translate

Powered by Blogger.

- Copyright © Mala'bi Blog -Smansaminimalist- Powered by Blogger - Designed by Fachry Ar Rafi -